Beberapa hari yang lalu blanja film-film asia di Ambassador
secara, g gak gitu melek film mana yang baru, mana yang hits de el el di asia jadi g asal comot aja ama adek g. pokoknya yang covernya bagus, pemainnya cakep dan sinopsis menjanjikan
g mo cerita tentang dua dari beberapa film yang udah g tonton…
ini yang pertama.
Judul: Tada, Kimi Wo Aishiteru (Judul Internasional: Heavenly Forest)
Pemeran: Aoi Miyazaki (Shizuru), Hiroshi Tamaki (Makoto), Meisa Kuroki (Miyuki)
Dibuka dengan kedatangan Makoto ke New York atas undangan dari Shizuru untuk menghadiri pameran fotonya yang pertama. Shizuru adalah sahabat dan ciuman pertama bagi Makoto. mereka bertemu pada hari pertama masuk universitas dan berteman karena merasa mereka sama-sama orang aneh diantara makhluk-makhluk cantik di Universitas.
Shizuru memiliki penyakit aneh yang akan berkembang semakin ganas ketika ia tumbuh dewasa, sehingga ia menggunakan obat untuk memperlambat pertumbuhannya. Shizuru terlihat seperti anak 12 tahun dengan dada rata, tubuh kurus dan rambut mencuat kaku, ditambah kacamata besar yang mendukung keanehannya. Sementara Makoto, memiliki penyakit ruam sejak kecil, sehingga ia selalu bau salep penghilan gatal yang menyebabkannya malu berdekatan dengan orang lain.
Makoto yang pemalu dan minder diam-diam menyukai Miyuki, gadis cantik dan baik hati yang kemudian mengajak Makoto masuk ke lingkungan pergaulannya. Shizuru, menyadari bahwa Makoto menyukai Miyuki sehingga ia berusaha berteman dengan Miyuki dan mendukung Makoto. Ia pun mulai ingin tumbuh dewasa dan cantik seperti Miyuki, sehingga berhenti meminum obatnya.
"Aku ingin orang yang aku cintai, dicintai oleh orang yang ia cintai"
(mulai nangis)
Makoto yang hobi memotret menularkan hobinya ini pada Shizuru, mereka berdua memiliki tempat favorit, sebuah hutan di seberang gedung kampus.
Menjelang akhir perkuliahan, Makoto, Miyuki dan Shizuru semakin akrab. Miyuki akan bekerja ke Amerika sehingga Makoto tidak mau menyatakan perasaannya, karena takut kehilangan.
Suatu siang, Shizuru memohon Makoto menjadi modelnya. Ia ingin membuat seri foto dengan judul kekasih.
"Aku akan mati bahagia kalau kau menciumku"
(hiks)
Mereka mengambil foto dengan pose berciuman, yang merupakan ciuman pertama bagi keduanya.
Malam itu, Makoto mendapat pesan dari Shizuru.
"Selamat tinggal, terima kasih untuk semuanya"
diam-diam Shizuru telah mengundurkan diri dari kampus dan menghilang.
Beberapa tahun kemudian, undangan pameran foto itupun datang.
Akhir dari film ini sangat mengharukan, keluguan dan kesederhanaan cara berpikir Shizurulah yang mengantarkannya pada cinta sejati. gue selalu berpikir bahwa mereka yang bisa mencintai dengan tulus dan kemudian bahagia adalah orang-orang seperti itu, yang tidak terlalu banyak mempertanyakan apa dan mengapa dan hanya menikmati segalanya sebagai karunia.
film ini recommended, g kasih rate 9,5 dari 10. Soundtracknya ayng dinyanyiin oleh Ai Otsuka juga bagus banget, judulnya Renai Shashin.
kalo mo liat trailernya lewat sini ya