Archive for November, 2007
I have a bad day!
Tuesday, November 27th, 2007Tadi pagi esmosi jiwa gue meledak hebat. huh.
kumpulan kekeselan selama beberapa hari ini, dipancing sama ulah tickle yang gak kapok2 ngeberantakin kotak kado yg mo g bawa ke kantor. udah berkali2 g angkat trus dimarahin eh dia balik lagi trus langsung masuk ke kotak itu. akhirnya g treakin! eh dia langsung diem trus pasang tampang sedih gitu. pas g mo keluar kamar dong, juara banget tuh kelakuan, dia nyakar dan ngajak kaki g gulet! dodol deh tuh. tanpa ampun g kejer ke dapur trus g sambit pake kotak coklat kosong, dia masih ngeliatin doang sambil tetep usaha mo nge-guletin kaki g, g sambit pake kaleng susu trus dia ngabur lewat ventilasi. sumpah g kesel banget sama tuh kucing gendut! udah kayak preman lawan preman deh. pas g keluar dari pintu depan eh dia nongol trus ngeliatin g pake tampang sok sedih.
"Gak usah deket2! kita musuhan, lo nakal!" trus g langsung tinggalin.
gak lama dia nangis2, tau kan bersuara "ngaung2" panjang gitu.
g tinggal aja. mana semalem pas g lagi sakit perut banget dia kejer2an ama pumpkin trus seenaknya jadiin perut g batu lompatan, bahkan sekali pas g lagi setengah ketiduran dia lompat di perut g, reflek g pegang kakinya eh, tau gak g malah dicakar2. siapa yg korban sih sebenernya?
nyebelin!
fortune scale
Wednesday, November 21st, 2007Tau kan, itu loh mesin kuning yang biasa ada di mall-mall. masukin dua keping uang 500-an, entry tanggal lahir, trus berdiri sebentar diatas timbangannya, then Voila!
udah agak blur nih, secara g nimbangnya tanggal 9-9-07 lalu.
ini detail isinya.
Berat yang diukur: 49,5 Kg (now i’m 48,5 kg, thanks to Gasthritis) and according to BMI Online, my body mass index is 18,6 which is still in healthy range.
Tinggi Badan : 162 Cm
"Anda terlalu kurus" (me and my sister looked at each other… i looked anything but skinny, believe me.)
Horoscope: Libra
Bisnis: Bertenanglah! jangan mudah dihasut
Cinta: Ikutilah hati nurani anda, karena tidak akan dirugikan olehnya (ya oloh, what a…)
Kesehatan: Nikmatilah kehidupan anda sepuasnya. (I, personally translated is as "eat what you want! go the distance and challenge your self. in that specific order hehehhe)
B is for Bachelors
Tuesday, November 20th, 2007Title : An Alphabet for Gourmets
Writer: MFK Fisher
Publisher: North Point Press - San Francisco, 1989
No. of Pages: 213
Semalam saya pergi ke MMC untuk periksa, setelah dua hari cape mondar-mandir ke belakang dan mual sepanjang hari. Saking leganya bahwa ini bukan Typhus dan sebangsanya tapi infeksi pencernaan ("Bukan berarti sehat loh!" kecam Dokter saya begitu melihat saya kegirangan) saya segera beranjak ke Pasar Festival begitu urusan menebus resep selesai.
kemana lagi kalau bukan ke Pizza Hut. eh, tag itu sounds familiar…
Sambil makan di Pizza Hut itulah saya melihat pemandangan yang sangat menjanjikan (saya duduk di pojok dan dua dindingnya kaca jendela). Di lantai bawah terlihat tumpukan buku, majalah dan komik di teras "Old Book Shop". mata saya langsung hijau.
Sekilas tentang Old Book Shop, toko mungil yang terletak tepat di antara Hartz Chicken Buffet dan Java Net ini memang jawaban dari semua masalah kalau anda mencari buku-buku tua.
sebut saja, Gundala Putra Petir? Deni Manusia Ikan? komik-komik grafik DC dan Marvel terbitan awal? semua ada.
dari Literatur sampai majalah bahkan handout pameran dan directory kota-kota setiap negara ada disini. (baru tau handout pameran, pertunjukan dan brosur lukisan laku dijual lagi)
Saya berputar sejenak di bagian majalah, bayangkan 3 majalah dijual seharga 10rb saja! dan majalah-majalah itu dicampur begitu saja. dari majalah mode, tetumbuhan (trubus bo!), sampai yang semacam economist ada juga. Saya pindah ke rak dibelakangnya yang memajang tag harga "5000 Rupiah!"
waw…segala macam buku bacaan anak-anak impor. sayang saya belum punya anak. tapi saya mengamati juga buku-buku itu dan akhirnya secara tidak sengaja melihat sudut rak tersebut yang memajang buku-buku tebal. Kok buku anak-anak tebel gini ya pikir saya.
ketika saya tarik keluar, ternyata itu novel-novel impor. dan sangat tidak bisa di rate "SU" ala sinetron, lah wong covernya aja ada yang ala Harlequin gitu loh. saya buka beberapa, dan akhirnya dua buku masuk kantong belanja saya. wah, puas banget, dua buku berbahasa inggris setebel bantal cuma 10rb. saya masih penasaran dengan komik, apalagi yang di jual murah adalah komik-komik terbitan elex lama.
saya sampe sekarang masih berpendapat komik-komik terjemahan jepang itu lebih bagus "yang dulu punya" yang sekarang kok rasanya ceritanya suka maksa dan kadang porno gitu ya.
jelajah punya jelajah, gak ada yang menarik hati, sebagian besar sudah pernah saya baca, ada yang menarik pun berseri dan entah nomornya berserakan kemana. satu catatan, kalau beli komik di toko ini sebisa mungkin pilihlah yang gak berseri kecuali kalo kamu bersedia ngobrak abrik raknya demi nemuin urutan2 komik yang kadang bisa mencapai 15 seri lebih itu. di Old Book Shop semua komik ditumpuk blek jadi satu tidak ada susunan alphabetical, serial atau genre. jadi selamat mencari.
Saya rasa ini adalah bagian dari kebersahajaan toko ini, mungil dan sesuai dengan fungsinya sebagai toko buku, rak-raknya terbuat dari kayu dan sederhana tapi bersih. kalo kamu ke qb atau ke aksara ketika mau cari buku pasti menggunakan search engine di filing system si toko kan? nah disini search enginenya adalah para penjaga toko itu sendiri, luar biasa loh, mereka tau dengan pasti apa aja yang mereka jual meski ada ribuan koleksi.
tanya saja, perlu buku tentang perhotelan misalnya, dengan lancar penjaga toko yang ramah itu akan menyebutkan sederet buku perhotelan dengan berbagai tema dan kemudiam mencarikannya untuk kamu sekejap mata. (jangan lupa, urutan buku tidak dijamin runut di raknya). Setelah belanja, buku-buku kamu akan dibungkus di plastik kresek biasa, bukan paperbag mentereng dengan logo toko. di meja kasir saya lihat ada boks ballpoint dengan label "3000 = 2 Ballpoint".
Saya nengok ke tumpukan buku-buku literatur, wah pikir saya, mestinya ada yang menarik disini. saya nemuin banyak sekali buku study tentang Islam oleh penulis luar juga yang bertema tentang bisnis dan ekonomi. tapi gimana ya? saya bukan pembaca yang berat2 dan pinter2 gitu sih.
Mata saya kemudian menangkap satu judul yang menarik. "An Alphabet for Gourmets" by MFK Fisher. buku masak? pikir saya.
ketika saya tarik, loh kok covernya "gak buku masak banget" ketika saya baca excerpt di belakang ternyata memang bukan.
ternyata berisi esai-esainya tentang hidup dan penerjemahannya dalam makanan, plus ada sedikit resep-resep simple. saya jatuh cinta saat itu juga. setelah membaca "Like Water for Chocolate" saya jadi suka sekali dengan pemadanan makanan dan relationship.
apalagi excerptnya:
"B is for Bachelors
…and the wonderful dinners they pull out of their cupboards with such dining room aplomb and kitchen chaos. Their approach to gastronomy is basically sexual, since few of them under seventy-nine will bother to produce a good meal unless it is for a pretty woman. Few of them at any age will consciously ponder to aphrodisiac qualities of the dishes they serve forth, but subconsciously they use what tricks they have to make their little banquets, whether intimate or merely convivial, lead as subtly as possible to the hoped-for bedding down."
Man, this is Great, yes, with capital G!
setelah membayar, saya masih menunggu adik saya yang masih hunting buku tentang perhotelan. dia dapat banyak sekali buku-buku bagus tentang manajemen perhotelan yang saya yakin sekali kalau beli versi barunya bakal bikin kita berdua sekaligus miskin mendadak.
sambil menunggu saya membaca halaman pertama.
"A is for dining Alone.
…and so am I, if a choice must be made between most people I know and muself. This misanthropic attitude is one I am not proud of, but is firmly there, based on my increasing conviction that sharing food with another human being is an intimate act that should not be indulged in lightly."
Stunning, huh?
Saya tidak bisa berhenti membaca meski beberapa kali terganggu harus mondar mandir karena mual dan manjain kucing2 saya.
Ini adalah salah satu bacaan tidak ringan yang menyenangkan dan membekas dalam ingatan. Meski umur buku ini sudah setua adik saya ternyata soal cinta-cintaan itu klasik ya. masih relevan tuh apa yang dirasain si penulis dengan kita-kita…
kita?
Love in the time of chollera, on screen!
Monday, November 19th, 2007i’m excitedly looking forward to see this movie. as you know, i’m so in love with the novel that i make its title as my blog’s theme.
well, to be honest, my interest in this book started when i watched "Serendipity". According to wikipedia, Serendipity means the effect by which one accidentally discovers something fortunate, especially while looking for something else entirely.
in this movie (serendipity) a man and woman mets accidentally fighting over a pair of hand gloves. they finally get to know each other "too-well" that they forget the reason they fight before, the gloves are for their lover. before they go separate ways, the woman write her name and number on the first page of the novel she was reading, yup "Love in the time of Cholera" then sale it to the 2nd book merchant while the man write down his in a 5 bucks which then goes to a candy seller. they put their faith in fate’s hand.
if it meant to be, then let fate do the job.
i was very into this movie that i watched it over and over.
the novel itself, is written by Gabriel Garcia Marquez and first published on 1985. most people will summarize it as a "50 years fight of a man to win his love"
but i prefer to describe it as a fifty years of two men fight over their own selfishness that sumhow keeps them away of their clarity in mind to see love. but, this story wins my heart from the first to the very last page, it blows my mind.
the main characters are:
Florentino Ariza, he is the lovesick romantic of the novel, deadly in love to Fermina Daza since they’re just a child. He make vows to remain true to her no matter how long it will take to get her. his word is proven, it takes fifty years and hundreds of love affairs.
Fermina Daza, as said by Gabriel Marcia Marquez himself, "She is the novel, she is the strong one." She is a very modern woman for those time, very open minded and frank. On her young age, she reject Florentino Ariza, thinking that it was only puppy love with no future, not realizing hot it affects the other party. she devoted to her husband Dr. Juvenal Urbino from the day of the marriage to the last day of his life.
Dr. Juvenal Urbino, he is a very rational man whose life is well-organized. totally a counterpart of Florentino Ariza. He’s the one with "security", that’s why Fermina Daza choose him.
"Love in the time of Cholera" starred by Benjamin Bratt, Giovanna Mezzogiorno & Javier Bardem. The filming location is Cartagena, Colombia.
the tagline of the movie is "How long would you wait for love?"
that, sumhow is a very interesting question.
The Nanny Diaries
Thursday, November 15th, 2007Lagi baca ulang "The Nanny Diaries" soalnya lagi nunggu-nunggu kapan sih filmnya masuk ke Indo, apalagi yang meranin Nan adalah Scarlett Johansson trus Alicia Keys berperan jadi temennya.
semalem baru sampe ke bagian Nan mulai ngasuh Grayer, hari pertama jemput dan Grayer ada janji bermain sama anak bernama Alex.
yaa…ada 5-6 Alex di kelasnya Grayer, Mrs. X, Grayer’s mom don’t bother to give any details jadi Nan hanya bergantung pada kebaikan hati Grayer untuk ngasih tahu ke rumah siapa mereka akan berada siang itu. Grayer menunjuk pada seorang gadis kecil cantik. Nan dengan lega menyeret Grayer menghampiri gadis itu.
"Hi Alex, Grayer ada janji bermain denganmu siang ini."
"aku bukan Alex, aku Christabelle. itu Alex yang kau cari" sambil menunjuk anak laki-laki di dekatnya.
Nan memandangi Grayer
"Tapi Nan, aku mau main dengan Christabelle"
"Grayer, janji bermain kita dengan Alex, tapi lain kali kita akan membuat janji dengan Christabelle, okay?"
Christabelle tidak berkata apa-apa, ia membuang muka dan pergi dari situ.
Di usianya yang empat tahun, Christabelle sudah cukup bijaksana untuk mengetahui bahwa kencan yang ditunda kemungkinan besar berarti tidak akan terjadi apa-apa.
i love this, hehehehhe.
crazy little things called love
Monday, November 12th, 2007Kompas, 13 November 2007, Kolom Kilasan Kawat Sedunia, Halaman 11
Seorang Web Designer bernama Patrick Moberg berusia 21 tahun bertemu seorang cewe cantik di subway. dunno why and how, klepek2 lah do’i. karena subway penuh, dia gak bisa deketin si cewe itu. akhirnya dia bikin sebuah website www.nygirlofmydreams.com di dalam situs itu dia menceritakan semuanya dan menyertakan ciri2 si cewe, dengan harapan, bisa ktemu cewe itu lagi tentunya.
oya, tau gimana dia menggambarkan cewe itu?
berpipi kemerahan, mengenakan baju putih dan celana biru ketat.
hehehehehhehe
Patrick juga menyertakan alamat imel dan no hpnya.
ternyata, hari gini, banyak orang masih percaya sama dongeng-cinta-hidup-bahagia-selamanya loh, terbukti, banyak tanggapan atas website ini, bahkan teleponnya gak berhenti berdering, ada orang-orang yang menyatakan simpati bahkan menawarkan cinta! see, this is kinda cheesy but hey! people love extra cheese on their pizza.
akhirnya ada seseorang yang ternyata temennya si cewe itu menelepon dia. The girl of his dream ternyata bernama Camille Hayton yang ternyata juga tinggal di Brooklyn.
see… this kinda things, does happen. mungkin sebagian orang akan bereaksi "yea..yea.." but i’m not.
contohnya tadi, i showed the news to my colleague Edmund Yeong.
he said, "Oh, yea..that." and i was like…"gitu doang reaksi lo?"
dasar cowo.
i mean, isn’t it wonderful somehow, that love really is a power of emotion over your logic ideas?
anyway, we talked about food, movies and Kemang then, this time we have no argue heheheh…he invited me to have dinner in Mulia.
i really wanna try those ice cream dessert he told me. hmmm…..
Monday, Mondai! taihen desu ne!
Sunday, November 11th, 2007"… in the magazine cover, there’s a picture of lover, walking hand in hand by the sea, in my mind i’m her and he is you, tender change of love that would set me free." ~Ten Million Tears, Emi Fujita~
wiken kemaren bner2 ngebantu mulihin kepala g yang overload. gak cuma karena kerjaan, tapi juga masalah2 pribadi. hari sabtu pagi ampe siang seharian males2an.
malemnya ke wedding party Maria dan Yunus. adu, romantis banget…huhuhu aku jadi pengen, glekh! jadi pas masuk ke ruang resepsi, pengantinnya jalan sendiri-sendiri. ketemu di tengah, di bawah canopy (namanya bner itu ya?) dari bunga. trus di bawah percikan kelopak bunga, bubble dan kertas (itu deh pokoknya, suddenly, i left out it’s name) they had their wedding dance.
o iya, dari prosesi masuk itu, lagunya "I’ve finally found someone" Bryan Adams dan Barbara Streisand. hiks…ampir aja nangis heheheh.
u know, sumtimes we really need to witness such a great and intense moment. bneran deh, buat ngembaliin perasaan lembut dalam diri kita. buat mulihin semua luka yang bikin kita merasa pahit terhadap dunia. ketika menyaksikan cinta, g ngerasa bisa mengerti kenapa harus memaafkan dan menerima. g bisa berempati dengan perasaan "g lagi jatuh cinta, rasanya g bisa lakuin apa aja." perasaan ini sama dengan kalo g ngeliat bayi, ngeliat pasangan yang udah lanjut usia gandengan tangan. hal-hal itu mampu menghapus sinisme dan sarkasme g tentang cinta.
terlebih lagi, bikin g jadi pengen beromantis-romantis ria hihihihii
hari minggu gak jadi nonton "Lions for the Lambs" T.T si Heru malah mendadak ada acara ama sepupunya dan Alin gak ada kabarnya, huh, some friends ya! jadilah g dan sheilla belanja jendela ke Plaza Senayan. yah, akhirnya gak belanja jendela juga sih… :p secara ternyata berat gw malah turun disaat g makan gila2an gini, g jadi belanja coklat, bner2 aneh.
trus nyebrang ke Senci, malah keluar dengan nenteng2 kantong Orange :p ya gak papalah… shopping, coklat dan ice cream kan terapi tuh.
g masih eager mo nonton "Lions for the Lambs" nih. nomat, anyone?
wish list
Wednesday, November 7th, 20071. The Unbearable Lightness of Being - MIlan Kundera (Translated)
2. Farewell to Arms - Ernest Hemmingway (Translated)
3. Elizabethtown - DVD (Original!)
4. In Love & War - DVD (Original!)
5. The Cats - Play Scenario (English)
6. B’Day Album - Beyonce (original)
hmm… apalagi ya…. xixixiixixixixi
it’s make me scare, alrite…
Tuesday, November 6th, 2007…this could be nothing but i’m willing to give it a try.
::James Morrison - You give me something::
Yeah, you really should give it a try! i’m still here waiting for it.



