Archive for February, 2008

Muka Buku

Wednesday, February 27th, 2008

Listening to : Walking Away - Craig David

Reading       : She’ll Take It - Mary Carter & The Unbearable LIghtness of Being - Milan Kundera

sekian lama aku tak singgah :p

lagi keasyikan maen di suatu tempat bernama mukabuku nih.

but, I’ll be baaaack *terminator mode on*

my cats

Wednesday, February 27th, 2008

i wish to be a person that my cats think i am.

L.O.V.E

Monday, February 18th, 2008

semalem nonton LOVE di Plahol. i have a good feeling about this movie. makanya eager untuk ntn :p

ternyata, bner banget. filmnya baguuuuussss banget! nambah lagi deh daftar film indo yang menurut g bagus (daftarnya pendek kok :P) ya, daftar itu dibuat menurut penilaian g loh, subyektif sekali, dun take it hard.

i’ll write about the movie later.

g mo cerita tentang Moo.

ya, Moo, tapi Moo yang kedua.

Minggu lalu, tetangga g dateng ke rumah. dia bilang ada seekor kucing nyasar yang masuk kerumahnya. dia gak bisa melihara karena anak2nya pada takut ama kucing. dia minta g untuk melihara.

Awalnya, g rada males, secara di rumah udah punya 6 kucing. berat bo, ngasih makan dan ngurusnya.

tapi demi menghargai kecemasan si tetangga, g ikut juga ke rumahnya buat ngeliat si kucing.

begitu masuk rumahnya, g ngeliat seonggok makhluk yang gendut bukan main lagi ngumpet di bawah kursi.

g deketin, makhluk itu ngangkat kepalanya dan mengeong ke g.

"Moo…." dengan spontannya g manggil dia.

Ya, dia mirip sekali sama Moo. kucing yang pernah g pelihara dari bayi dan meninggal karena keracunan (makan kecoa pas lagi main). sampe sekarang g masih merasa bersalah dan sedih kalo inget.

what if, what if, what if….itu yang selalu g tanya ke diri g sndiri.

dengan spontan g gendong dia, "Aku bawa ya bu." kata g ke tetangga.

dan g jalan kerumah bawa dia. dia lumayan berat dan umurnya mungkin sudah dua tahun. kemiripannya dengan moo cuma dibedain satu spot hitam. kalo moo di atas mulut kayak kumis miring, dia punya di dagu kayak jenggot.

selebihnya, sama persis. item putihnya sampe suara ngeongnya.

sampe rumah, Tickle yang sejak tadi ngikutin g langsung mengeong cemburu. dia emang terlalu attached sama g. lain lagi dengan pumpkin, si kucing cewe galak ini langsung menyerang Moo II tanpa ampun. akhirnya, Moo II jadi memusuhi Pompom, Pippi, Peewee dan Peanut karena bete.

malem pertama dia stres sekali dikandangnya. gak mau makan. g suapin dengan paksa, akhirnya dia makan dengan lahap. sampe besoknya masih g kurung di kandang.

Hari ke dua g mulai keluarin dia dari kandang. dia lucu sekali, tapi pendiam. dan selalu ngeliatin jendela dan pintu seakan ngomong

"ini bukan rumahku, aku mau pulang"

malam-malam berikutnya, g bawa dia tidur di kamar g. anak gendut itu manja sekali ternyata. dia bergelung di kaki g sampe pagi.

beberapa malam berduaan dengan dia bikin perasaan sayang g semakin bertumbuh. tapi g selalu mengingatkan diri, g gak boleh terlalu sayang sama dia. dia bukan milik gue, dia hanya sementara ada di rumah sampe yang punya ktemu. maka g menjaga jarak dan hati g. apalagi, dia selalu duduk di pintu seakan minta dikeluarin.

hari minggu malam, kelakuannya nakal sekali. Tickle dikejar2 sampe gak berani masuk rumah. g dimarah2in gak boleh deket dan pegang dia. sampe yang paling fatal, pas g nekat ajak dia ke kamar pas mau tidur, dia nyerang g, kaki kanan g abis dicakarin. lutut biru karena kepentok2 pas mo lepasin dia dari kaki. harap diingat, makhluk ini berbobot 6 kg dan gede sekali.

akhirnya malem itu dia tidur di kandang. wajahnya sedih sekali.

senin malam, dia masih angot. trus berusaha kabur lewat lubang angin. ngeliat ini, g ngerasa, mungkin inilah saatnya dia pergi dari g.

karena toh, cepat atau lambat dia akan nemu jalan untuk kabur. dan g lebih senang punya kesempatan untuk say goodbye.

dia gak bahagia di tempat g, dan g tahu mungkin dia kangen sama pemiliknya, dan …tuannya pasti sedih dia hilang.

akhirnya, g gendong dia, buka pintu belakang dan g taro doa di halaman belakang.

g bilang,

"Moo, kamu maen aja di luar, kalo memang kamu rejeki aku, kamu pulang yah, kalo gak, semoga kamu nemuin rumah kamu."

g bilang ini dengan sepenuh hati, meski g gak yakin dia akan kembali. g bisa rasain dia gak bahagia disini karena dia selalu ingin pergi keluar.

dia duduk sebentar diteras belakang terus lari keluar.

sampe jam 12 malem, dia gka juga pulang.

g jadi khawatir karena semalem itu hujan. sempet nyari2 dia kmana-mana. tapi nihil. g yakin rumah pemiliknya pasti deket2 aja, jadi g berharap dia sudah pulang ke rumah tuannya.

semalem, sambil jalan dalam hujan diikutin Tickle yang sangat setia itu, g ngerasa pengen nangis. g kehilngan Moo untuk kedua kalinya.

di Film LOVE, ada satu line

"berani mencintai berarti berani kehilangan"

g takut mencintai dia karena g takut kehilangan, tapi ketika akhirnya g mengucapkan selamat tinggal dan dia pergi, hati g tetep sakit.

dan sedih.

semoga Moo II baik2 aja.

I have Nimonius Kronis Stadium IV, do you?

Monday, February 18th, 2008

Nimonius_1

Kalo:

* i can’t get over him.

not after five years.

not after he return my "happy New Year" sms with "Who is this?"

he think that i’m not "the sultry brown eyed girl" that he really adored.

not after thousand of emails and sms without even one reply.

* Forget about all small facts about him

such as, he’s thousand miles away

i can only got an update or two about him from friends, internet, and colleague, very rarely. one update per….er… three months maybe?

He’s not a type of man who will look at me twice if we run into each other in street. simply because i’m not stunning enough to catch the eyes of a young, wealthy, smart and good looking man like him.

he’s MARRIED now!

* Hoping, wishing and begging to God, to be given one shot, just one, to be with him.

I know it’s not a good thing to be asked to God, but hey, maybe after i get to know him more, knowing one or two little dark secrets of him might make feel a little easier.

to be with him is a nice way to express my bad thought that one day he might be separated with HER.

I’m not a bad person, i only have bad luck on my chance with him.

this disease stays inside me, and will always be, till i don’t know when.

The only moral of the story is:

Next time you make someone in love with you, think twice, it’s a BIG.BIG.BIG responsibility. you never know, by the time you stop loving them, or thinking that they’re not interesting anymore, the sweet little fact is: THEY STILL LOVE YOU NO MATTER WHAT (and gone little mad then)

obsession may be one sign of madness, but it brings a lot of inspiration to me….so i don’t mind having this Obsessed-Lunatic-Stalker wannabe- disease. cos the end of the day, i don’t hurt anyone but myself and it’s a beautiful pain that flows out of my mind running down my chest then flowing out thru my pen to papers.

I love you, Kurt. That’s the fact. don’t worry about me. enjoy making movie, be BIG, have a good love-live and always be a lovey dovey with HER. i’ll be here, waiting for our faith to be twisted again, by then… you know, i won’t let you go again.

Sehari Dua Cinta

Thursday, February 7th, 2008

Untuk merayakan Imlek, kemarin g diajak nonton maraton hihihi

gak ada hubungannya ya?

yang ngajak at the end bilang kalo ternyata two movies in a row is definitely not his thing, well, i must add i’m glad we went to cinema, cos watching movies in DVD is definitely not his thing also, he always falls asleep after about 20 minutes and i HATE THAT.

as for me, movie marathon is absolutely my thing :D . there were times when i’m so crazy about Korean and Taiwan drama that i could spend all of the 14 or more episod in a night, and still have the energy to cry on the sad ending.

so, lucky me to be taken to movie yesterday, well, i think he enjoy it too altho he almost fall asleep on the second one.

Film pertama, sudah ditunggu-tunggu dan beberapa kali gue tulis di Blog. read my blog’s title. Yup, it’s "Love in the Time of Cholera"

Adapted from the novel i love so much that i make its title as my blog’s.

I must say, the movie was very brilliant. the long length of time is meaningless and flows smoothly. it’s 51 years by the way.

I’m very satisfied with the cast of Fermina Daza, Florentino Ariza and JUvenal Urbino. They fit my imagination of the character on the novel, and the music scoring was brilliant! none other, it’s Shakira! i must have the O.S.T CD!

The second movie, also an adaptation from one of my favorite novels. P.S I LOVE YOU.

Man, Hillary Swank plays Holly Kennedy! what can i ask for more? and Gerrard Butler as Gerry is another part of the series of a very fortunate events. God knows how much i love to see him in his bangles!

The story is way so much different with the novel, and i’m very thankful for that, if it is exactly the same than it may be boring.

I cry, laugh and tremble as hard as when i read the novel which reminds me that i must read another Cecelia Ahern’s works.

I’ve never been this happy walking out of cinema, altho my eyes are a bit swollen as the impact of two romantic movies in a row.

I find both movies have an almost alike message.

"to be happy, you must find someone that truly in love with you, who willing to do silly things and great things for you, who will knock your door and say they are sorry eventho you slamed the door in their face, who called you back after you hang up in angered. them, who you madly loved that you’ll do all those things for them too."

altho, there will be anger, hatred and dissapointment, if you love and to be loved in a way that you cannot explain without choke, everything will be beautiful eventually.

I hope you’ll find that person.

I wish, hope and pray, i’ll found that person.

me and mommy

Monday, February 4th, 2008

dari sejuta sekian buku tentang bagaimana menjadi orang tua yang baik dan "bagaimana menghadapi anak anda?"

ada gak sih satu aja buku tentang "bagaimana menghadapi orang tua anda?"