Orang asing dan nilai sebuah kebaikan
Tuesday, March 25th, 2008G dapet musibah pas long wiken kmrn. Uang g dibawa lari sama pembantu di rumah nenek g.
Jadi rabu malam, pas g kesana, g titip uang sama dia untuk bayar telepon rumah nenek dan uang jajan adek g yang kecil. uang itu buat di kasih ke aunty annie. fyi, sebenernya udah berkali-kali g titip uang ke si pembantu dan selalu aman-aman aja, entah setan mana yang mampir ke dia saat itu, keesokan harinya ternyata dia kabur dari rumah nenek.
bukan cuma uang g, ternyata dia juga masih punya utang sama om g dan aunty annie. janjinya dia hutang-hutang itu mau dibayar dengan cara potong gaji. kenapa dikasih ngutang segitu banyak? well, simply because kita terlalu kasian sama dia, dia bilang buat anaknya di kampung…siapa sih yang tega gak ngasih coba?
g sangat shock dan kecewa dengan perbuatannya ini. bukan karena nominal, tapi karena dia orang yang sudah sangat kita kenal dan percaya. selama ini g anggap dia baik dan telaten, maka g juga gak sayang2 untuk beli2in dia baju dan sebagainya (bukan ngebangkel loh ya…sumpah g ikhlas).
terus terang g gak marah… cuma ya itu tadi, shock dan kecewa. mungkin kalo orang lain yang gak g kenal yang nyolong dari g, g akan marah. tapi ini…orang yang udah dianggep kyk sodara sendiri, rasanya sakit banget.
beginilah…. kesalahan orang-orang terdekat kita cenderung terasa menyakitkan ketimbang mengesalkan dan membuat benci.
kejadian ini membuat g introspeksi diri untuk lebih menyayangi dan menjaga kepercayaan orang-orang terdekat g terutama keluarga.
kadang-kadang kita begitu dekatnya dengan mereka sampai dengan mudahnya menyakiti perasaan mereka, karena kita selalu yakin kita akan selalu dimaafkan. tapi luka adalah luka. bekasnya akan tetap ada berapa ribu kalipun kita meminta maaf.
sebaliknya, kita cenderung lebih permisif menerima kesalahan orang asing dan pandai menghargai kebaikannya. kita merasa kalau orang yang dekat dengan kita baik sama kita, itu sudah sewajarnya, tapi kalau orang asing yang berbaik hati sama kita…wah luar biasa dan berkesan sekali.
semoga g dijaga kepekaannya oleh Tuhan, untuk bisa selalu melihat kebaikan semua orang terutama keluarga dan orang2 dekat g dan diberi hati yang bijaksana untuk bersikap baik dan menerima segala kekurangan mereka yang mungkin menyakiti g.
p.s. buat lucu2an ajah…. g gak jadi ganti hape…gyaaa! T.T uang yang sudah dilarikan tetep harus diganti (oleh g, tentunyaaa), jadinya bulan ini dobel, jadinya g gigit jari…bubye hape cantik idaman setiap insan!










